Sudah tidak bisa dibantah lagi, jaman sekarang kebanyakan manusia mulai tak bisa jauh-jauh dari gadget. Hal itu tidak lepas dari segala aspek kehidupan manusia yang sudah banyak beralih ke digital. Kebutuhan belanja misalnya, banyak kali dari generasi x sampai milenial yang telah memanfaatkan pasar online. Pertumbuhan e-commerce di negeri ini pun meningkat tiap tahunnya. Masih banyak lagi, transportasi, komunikasi, wisata, hiburan, hingga uang pun sekarang sudah didigitalisasi.

Tak jauh beda dengan radio. Sekarang juga sudah banyak radio konvensional yang mulai mengudara lewat jalur digital. Yap, jaman sekarang, kurang afdhol kiranya kalo ada stasiun radio yang bisa mengudara dengan FM, namun tak memiliki saluran streaming. Padahal biaya radio streaming jauh lebih murah ketimbang radio konvensioanal.

Baiklah, untuk pertama-tama, saya jelaskan dulu apa itu radio streaming. Radio streaming adalah layanan penyiaran audio yang ditransmisikan melalui internet. Bisa juga dikenal dengan e-radio atau streaming radio. Jadi, layanan ini bisa melakukan siaran sebagaimana radio FM namun pakai internet. Didengarkanya juga pakai internet. Bisa lewat website ataupun aplikasi smartphone. Hebatnya, layanan ini bisa didengarkan di seluruh belahan dunia. Beda dengan radio FM yang hanya dalam lingkup area tertentu saja.

Ada banyak keunggulan radio streaming dari radio FM, diantaranya biaya perawatan peralatan yang relatif murah. Hanya membutuhkan perangkat komputer, mixer, dan internet. Tak perlu antena FM yg mahal. Listrik pun gak besar-besar banget.

Selain itu, kualitas audionya juga lebih bagus karena tak ada lagi noise sebagai mana saluran FM. Anda bisa mengatur bitratenya sesuai kebutuhan. Radio streaming bisa mendukung format MP3 maupun AAC.

Pertumbuhan radio streaming di Indonesia pun semakin meningkat, seiring dengan menjamurnya pengguna internet di Indonesia setiap tahunnya. Hal ini pun diprediksi akan semakin meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Apalagi generasi milenial sekarang sudah gak mungkin lagi gak melek teknologi. Jadi, alangkah efektifnya jika radio konvensional juga memanfaatkan perkembangan teknologi ini.